Goa Gong Pacitan

Goa Gong Pacitan

Pacitan adalah kota dengan julukan 1001 goa. Sepanjang jalan di Pacitan hampir akan kita temui banyak Goa Goa baik yang terawat maupun tidak. Beberapa Goa yang terawat dan terkenal dari kota Pacitan adalah Goa Gong Pacitan. Goa ini begitu terkenal keindahan stalaktit dan stalakmitnya sehingga dinobatkan sebagai Goa terindah se Asia Tenggara.

Goa Gong PacitanGoa Gong tak pernah terlewatkan untuk menjadi rangkain tempat wisata yang wajib di kunjungi saat berada di Pacitan. Goa Gong sangat terkenal dengan stalaktit dan stalakmitnya yang indah serta besarnya Goa membuat kita bisa mengeksplor lebih luas lagi. Jarak tempat parkir yang lumayan jauh dengan Goa nya membuat kita harus berjalan kaki untuk mencapai tempat tersebut. di sepanjang jalan akan kita temui banyak pedagang yang menajajakan berbagai macam souvenir. Sesampainya di mulut Goa terdapat banyak ibu ibu yang menawarkan persewaan senter. Lorong sempit serta  berliku akan menyambut Anda, kilau air yang terpencar melalui cahaya lampu menetes dari ratusan stalaktit. Kerlap kerlip kristal yang menghiasi dinding semakin menambah keindahan Goa ini. Ketika berada lebih dalam lagi Anda akan menemui  sebuah ruang yang sangt luas menyerupai sebuah kubah yang di hiasi juntaian stalaktif runcing dan beberapa menyerupai tirai-tirai yang tergulung. Di dalam Goa sudah difasilitasi dengan tangga sehingga Anda akan lebih mudah mengeksplor ke bawah. Di dalam Goa juga terdapat sendang yang berisi air yang bening.

Bentuk Goa Gong ini jika diibaratkan adalah sebuah keong. Karena saat awal memasuki Goa kita akan mendapati lorong sempit  dan kecil, namun semakin masuk ke dalam kita akan temui ruangan yang melebar dan luas. Stalaktif dan stalakmit semakin banyak dan beraneka ragam,semuanya terasa lebih lengkap keindahannya. Selang beberapa saat kita tiba di sebuah stalaktit berbentuk segitiga terbalik, yang jika di pukul mengeluarkan bunyi menggema seperti sebuah gong. Ini lah asal mula kenapa goa ini di namakan goa gong. Jangan ragu ragu untuk mengunjungi Goa ini karena dijamin Anda tidak akan kecewa dan pasti kagum karena keindahannya.

Goa Tabuhan Pacitan

Goa Tabuhan Pacitan

goatabuhan

Goa Tabuhan berada 8 kilometer dari Goa Gong. Goa ini merupakan destinasi wajib bagi kalian yang menyukai dunia musik. Kenapa? Karena Goa ini begitu unik, dari namanya saja sudah dapat di tebak bahwa Goa ini ada hubungannya dengan bunyi bunyian. Dulunya nama Goa ini adalah Goa Tapan karena memang sering digunakan untuk bertapa namun karena bebatuannya dapat dibunyikan menyerupai seperti bunyi gamelan maka Goa ini dirubah namanya menjadi Goa Tabuhan. Tabuhan berasal dari kata tabuh yang berarti pukul, memukul karena saat dipukul bebatuan mengeluarkan bunyi yang mirip dengan gamelan.

Goa Tabuhan berlokasi di bukit kapur Tapan dengan pembentukan stalaktit dan stalakmit yang sudah berlangsung beratus tahun lalu, ini terjadi karena adanya adanya reaksi kimia antara hujan dan mineral kapur. Bebatuan di dalam Goa ini memiliki panjang rata rata tujuh meter dan memiliki diameter hingga satu meter. Bebatuan di dalam Goa membentuk pilar pilar raksasa yang sungguh menakjubkan indahnya. Goa dengan stalaktit dan stalakmit yang indah dan mengagumkan ini begitu gelap sehingga ketika memasukinya kita harus menggunakan senter sebagai penerangannya. Perut Goa yang luas dipenuhi olek stalaktit dan stalakmit.

Tidak semua bebatuan di dalam goa ini bisa mengeluarkan bunyi bunyian. Jika ingin mendengarkan bunyi bunyian tersebut khususnya bunyian gamelan jawa Anda harus membayar seorang sinden yang memang sudah fasih memukul bebatuannya. Anda akan terkagum kagum karena bebatuan tersebut bisa mengeluarkan bunyi gamelan nan indah. Goa Tabuhan mulai ramai dikunjungi wisatawan sejak tahun 1998..Di luar kawasan Goa Anda akan menemui banyak penjual batu akik yang konon katanya dibuat dari batu yang dipahat dari Goa Tabuhan. Bagi Anda yang berkunjung ke Pacitan jangan lupa mampir ke Goa Tabuhan dan nikmati alunan tabuhan batu rasa gamelannya.

Candi Prambanan

Candi Prambanan

Candi Prambanan

Candi Prambanan terletak di Kalasan, Sleman Yogyakarta. Candi Prambanan adalah candi umat Hindu yang dibangun di abad ke-10 pada masa pemerintahan dua raja, Rakai Pikatan dan Rakai Balitung. Memiliki tinggi 47 meter, bahkan 5 meter lebih tinggi dari Candi Borobudur. Candi ini terletak 17 kilometer dari pusat kota Yogyakarta. Kira kira memakan waktu 45 menit perjalanan dengan sepeda motor roda dua.

Candi ini berkisah tentang percintaan Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang. Bandung Bondowoso mencintai Roro Jonggrang, namun karena Roro Jonggrang tidak mencintai Bandung Bondowoso, Roro Jonggrang  mencari cara agar Bandung Bondowoso kesulitan untuk mencintainya yaitu dengan memberikan syarat membangun 1000 arca candi dalam semalam. Bandung Bondowoso menyetujuinya dan sebelum pagi menjelang Bandung Bondowoso telah menyelesaikan 999 candi, mengetahui hal tersebut Roro Jonggrang menyuruh penduduk desa menumbuk padi dan memainkan bunyi bunyian sehingga suasana seperti sudah pagi. Bandung Bondowoso mengetahui hal tersebut lalu dia murka dan kemudian mengutuk Roro Jonggrang menjadi arca yang ke seribu.

Candi Prambanan ini memang sungguh indah, dibalik kerasnya arca arca dan  bangunan candi tersimpan kelembutan keindahan sebuah relief dan arsitektur bangunan yang melegenda dan bernilai sejarah. Biasanya wisatawan yang datang memakai topi dan payung karena memang panas. Ketika memasuki Candi kita akan dipinjami kain batik untuk dipakai saat berkeliling kompleks Candi, ini adalah salah satu upaya Prambanan untuk melestarikan kain batik. Harga tiket masuk nya Rp 30.000. harga yang memang pantas karena keindahan Candi ini sungguh luar biasa. Kompleks Candi Prambanan ini selalu memikat para wisatawan, Arsitektur yang megah dan kompleks yang asri membuat kita akan betah berlama lama mengabadikan setiap moment disini.

Malioboro

Malioboro

Malioboro

Siapa yang tidak tahu Malioboro? Ada slogan yang berbunyi “durung neng jogja nek durung neng malioboro” yang artinya “ belum ke jogja kalau belum ke malioboro “. Slogan tersebut memang benar adanya karena Malioboro merupakan jantung perdagangan kota Yogyakarta. Atmosfir Malioboro tidak pernah mati, baik pagi, siang maupun malam. Malioboro selalu dipenuhi dengan orang orang yang bertransaksi atau sekedar jalan jalan , dan tentunya dengan sapa ramah tamah dari penghuninya. Bisa di bilang Malioboro adalah Paris Van Java nya Jogja. jalan Malioboro membentang kurang lebih 2km dari rel stasiun Tugu sampai titik nol km.

Berbagai jenis barang dan makanan dijajakan di sana. Dengan harga yang bisa di tawar Anda akan mendapatkan harga yang seminim minimnya. Berbagai pernak pernik, bunga anyam, tas, batik, sandal dan masih banyak lagi tersedia di Malioboro. Tidak hanya toko toko besar saja yang menjualnya, Di malioboro kita akan temukan pedagang pinggir toko yang jumlahnya ratusan. Pada malam hari, Malioboro menjadi surga lesehan yang menjajakan berbagai macam kuliner khas Jogja. lampu khas Jogja un siap menemani perjalananan Anda menyusuri kota yang penuh keistimewaan ini. hilir mudik para musisi jalanan juga tak pernah berhenti menghiasi gendang telinga Anda, saut sautaan sapaan dari masyarakat Jogja pun menjadi ciri keramahtamahan tersendiri ketika berada di Maliboro. Malioboro adalah jalan yang tidak pernah sepi dan mati. Malioboro selalu hidup dan menjadi topangan nafkah banyak orang. Menjadi surga belanja para wisatawan dan Malioboro sering dijuluki paris van javanya Jogja lho. Jadi bagi Anda yang berkunjung ke Yogyakarta jangan sampai melewatkan Malioboro sebagai tempat memburu oleh oleh ya!

Pantai Parangtritis

Pantai Parangtritis

Pantai Parangtritis

Pantai Parangtritis terletak di sebelah selatan Yogyakarta, tepatnya 27 km dari pusat kota Yogyakarta. Pantai yang sangat terkenal ini konon memiliki hubungan yang erat dengan Nyi Roro Kidul, ratu penguasa Laut Selatan. Beberapa mitos terkenal dari pantai ini adalah larangan memakai baju hijau ketika berada di tempat ini karena bisa bisa nanti ikut hanyut ke laut terseret selendang Nyi Roro Kidul yang juga berwarna hijau. Meskipun pantai ini sarat akan kesan kesan mistiknya namun siapa yang tahu bahwa Pantai Parangtritis ini menyimpan keindahan dan keeksotisan yang luar biasa.

Waktu yang tepat untuk mengunjungi Pantai ini adalah sore hari ketika matahari terbenam karena sunset di pantai ini sangat eksotis. Pantai dengan gumuk pasir dan tebing di sebelah timurnya ini memang kerap menjadi incaran sunset banyak orang. Tidak hanya sunset saja yang menjadi daya tariknya.  Ketika Anda berkunjung ke pantai ini Anda dapat menyewa ATV dengan kisaran harga Rp 50.000 – Rp 100.000 per setengah jam nya, anda akan merasakan sensasi menyusuri gundukan pasir pinggir pantai dengan menggunakan motor ATV. Jika Anda tidak cukup nyali untuk bermain ATV, Anda dapat menyewa bendi, dengan ditarik kuda Anda akan menyusuri pinggir Pantai bak ratu ratu jaman dahulu.

Selain sunset, ATV dan bendi Anda juga sesekali harus mencoba melihat pantai selatan ini dari atas tebing Gembirawati. Tebing Gembirawati ini terletak di sebelah timur pantai, melewati hotel Queen of the South. Dari atas tebing Anda akan disuguhi pemandangan laut pantai selatan lepas tanpa batas. Pantai Parangtritis adalah pantai yang kaya akan kesan mistis namun tak pernah miskin akan kesan eksotis. Selamat mengunjungi…

Kaliurang

Kaliurang

Kaliurang

Kaliurang adalah salah satu obyek wisata andalandi wilayah Jogja Utara. Kawasan yang berada di kaki  gunung Merapi ini merupakan dataran tinggi dengan udara sejuk dan bebas polusi. Kaliurang cocok dijadikan tempat berwisata bagi Anda sekeluarga yang ingin melepas penat setelah seharian beraktifitas. Kaliurang memiliki beberapa tempat wisata yang dapat Anda kunjungi dalam satu kawasan, berikut daftar tempat wisata di Kaliurang

– Taman Bermain Anak

Taman ini terletak di sebelah selatan taman rekreasi utama Kaliurang. Taman dengan rerumputan hijau ini memang cocok untuk anak anak. Terdapat berbgai macam mainan anak seperti plosotan, ayunan, jaring laba laba dan sebagainya. Tentunya anak Anda akan senang berlama lama berada disini.

– Taman Wisata Plawangan Turgo

Di taman Plawangan ini kita akan dengan mudah menemukan monyet monyet yang berlalu lalang. Tidak hanya monyet saja, di kawasan ini terdapat pemandian Telaga Putri. Air yang berada di Telaga Putri ini asli mata air alami, airnya sejuk segar dan dingin tentunya.

– Air Terjun Tlogo muncar

Air terjun ini lebih dikenal dengan air terjun Kaliurang.   Air Terjun ini memiliki tinggi sekitar 30 – 45 meter dan berada pada ketinggian 878 m di atas permukaan laut dengan suhu antara 20 derajat -25 derajat Celcius.  Sumber mata air terjun ini berada di lereng Bukit Plawangan. Namun sayangnya ketika musim kemarau air terjun ini kering.

– Goa jepang

Goa Jepang ini dulunya difungsikan untuk berlindung tentara jepang dari sekutu. Terdapat 25 goa di kawasan ini dan semuanya masih alami, bahkan di dalamnya belum ada penerangan sama sekali. Namun tak perlu kawatir karena di sini menyediakan fasilitas untuk penerangan. Wisata alam dan wisata sejarah menjadi hal utama dari tempat ini.

– Gardu Pandang

Dari Gardung Pandang Kaliurang ini kita dapat melihat Gunung Merapi secara lebih jelas. Pemandangan di sekitar Gardu juga indah. Pemandangan yang asri hijau khas gunung akan menambah kenyamanan kita selama disana. Waktu yang baik untuk berkunjung adalah saat pagi hari karena kabut akan menemani kita dan semakin menambah keeksotisan pemandangan.

– Museum Ullen Sentalu

Museum ini merupakan museum budaya dimana menyimpan berbagai macam benda benda yang berbau kebudayaan Jogja. Museum ini dikemas dengan arsitektur dan tata bangunan yang beda dari museum kebanyakan sehingga kita tidak akan merasa bosan.

– Volcano Tour

Masih ingat dengan erupsi Merapi tahun 2010 silam? jika Anda berkunjung ke Kaliurang jangan sampe melewatkan aktifitas satu ini. Dengan menggunakan mobil jeep Anda akan diajak bepetualang melihat sisa sisa erupsi.

Itulah beberapa tempat wisata yang ada di kawasan Kaliurang. Jangan kawatir bila Anda kelelahan setelah seharian mengunjunginya karena di Kaliurang terdapat  banyak villa dan penginapan dengan harga yang terjangkau. Jika berkunjung kesana jangan lupa mencicipi jadah tempe Mbah carik yang terkenal dengan kelezatannya.

Candi Borobudur

Candi Borobudur

Candi Borobudur

Candi Borobudur merupakan Candi Buddha terbesar di abad 9. Candi yang terletak di Magelang Jawa Tengah ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa di kompleksnya. Candi yang pernah menjadi salah satu keajaiban dunia oleh UNESCO akan selalu memikat hati para wisatawannya. Candi ini dibangun dibangun pada masa Raja Samaratungga dari Wangsa Syailendra pada tahun 824. Candi Borobudur dibangun 300 tahun sebelum Angkor Wat di Kamboja dan 400 tahun sebelum katedral-katedral agung di Eropa. Jadi Borobudur bisa dibilang sudah berumur lama namun jangan ditanya keindahannya tetap tahan lama sampai sekarang.

Kompleks Candi Borobudur sangat  luas dan biasanya terik matahari menyengat sehingga wisatawan perlu menggunakan payung, topi dan kacamata. Sama seperti di Prambanan memasuki area Borobudur juga menggunakan kain batik, ini salah satu upaya menghargai budaya Indonesia. Di kawasan taman, kita bisa berwisata naik gajah atau kereta.Kita juga bisa ke museum atau melihat film tentang sejarah Borobudur karya Garin Nugroho. Setiap harinya tercatat kira-kira sedikitnya 2000 pengunjung di musim liburan. Mulai dari rombongan sekolah hingga pribadi, juga wisatawan mancanegara. Untuk harga tiket per orang Rp 30 ribu. Harga yang pantas untuk sebuah keindahan heritage dunia.

Bangunan candi ini memiliki beberapa tingkat  sehingga ketika kita mendakinya satu persatu memang akan cukup melelahkan, begitu naik ke satu tingkat, kita akan melihat pemandangan alam nan hijau dan asri karena banyak pepohonan yang tumbuh di sekitar tempat ini. Selain kita dapat melihat pemandangan di sekitar candi, Anda juga dapat mengelilingi kompleks di sekitar candi menggunakan sepeda khas pedesaan. Seru bukan? Selamat mencoba..

Museum Benteng Vredeburg at night

MUSEUM BENTENG VREDEBURG AT NIGHT

Museum Benteng Vredeburg at night

Terinspirasi dari film Night at the Museum yang dibintangi oleh Ben Stiller, beberapa mahasiswa dari Fakultas Ilmu Budaya UGM mencetuskan Museum Benteng Vredeburg di malam hari. Stigma masyarakat tentang museum yang “membosankan” dapat berubah seketika Anda berkunjung ke Museum Benteng Vredeburg di malam hari. Kita akan terhipnotis oleh suasana yang berbeda, mencekam dan seperti dibawa masuk kembali ke zaman penjajahan. Arsitektur benteng yang unik dipadu dengan diorama, lukisan serta benda benda sejarah lainnya akan terasa lebih hidup ketika malam hari.

Cukup dengan membayar Rp 15.000 saja Anda akan diberi sebotol air mineral dan senter sebagai penerangan. Seorang pemandu juga siap menemani perjalanan Anda menjelaskan setiap detail museum. Perjalanan biasanya dimulai pukul 20.00 dan berakhir pada pukul 22.00. Rute jelajah biasanya dimulai dari taman, lalu masuk Diorama I dan II. Diorama I bercerita mengenai sejarah masa pergerakan nasional dan pada Diorama II peserta diajak bernostalgia ke zaman awal kemerdekaan. Pada Diorama I ada patung orang yang mengenakan pakaian tradisional dan membawa tombak, mirip dengan orang hidup. Jelajah malam ini sifatnya by request, jadi dilayani saat ada pemesanan. Sampai sekarang antusias wisatawan terhadap museum pada malam ini sangat bagus, terbukti dengan setiap diadakan pembukaan pendaftaran, jumlah pesertanya selalu melampaui batas maksimal. Kalau selama ini Anda hanya terfokus pada tempat tempat wisata seperti Kraton, Parangtritis, Prambanan, tidak ada salahnya mencoba pejelajahan malam hari di Museum Benteng Vredeburg ini. Selama mencoba..

Pantai Jogan

PANTAI JOGAN

Pantai JoganPantai Jogan terletak di desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.  Gunung kidul tidak hanya memiliki deretan pantai indah nan cantik. Satu hal unik dari Gunung kidul adalah adanya air terjun yang mengalir langsung menuju laut. Wow! Mungkin sebagian orang belum banyak yang tahu tentang keberadaan pantai Jogan. Pantai yang terletak di sebelah barat Pantai Siung ini memiliki keindahan yang dobel. Keindahan pantai laut selatan yang eksotis berpadu dengan gemericik air terjun yang mengalir deras. Uniknya, jenis air yang ada di tempat ini berbeda rasa. Untuk air di air terjun rasanya tawar sedangkan air yang di laut asin. Keren bukan?

Diatas air terjun terdapat dua pohon palma yang mengapit, dan bebatuan karang siap menemani pemandangan di sana. Gua-gua kecil di Jogan pun menjadi ciri khas pantai ini. Untuk ke lokasi Air terjun Jogan, Anda harus berhati-hati. Karena jalan setapaknya masih dari tanah serta bebatuan dan sangat sempit. Anda harus berpegangan jika tidak ingin terjatuh. Saat ingin terjun ke bawah untuk melihat pantai, Anda akan bertemu dengan karang karang dan salah satu dari karang tersebut dihuni oleh bayi bayi kepiting, tidak hanya itu, apabila Anda beruntung Anda akan bertemu ribuan kupu-kupu di balik karang tersebut. Pantai Jogan akan selalu menyajikan keindahan berbeda di setiap mata yang melihatnya, bak menemukan surga alam yang tiada duanya. Pantai Jogan tidak akan memberi Anda kekecewaan. Pasir putih, deburan ombak yang menabrak bebatuan karang, gemericik air terjun serta angin yang berhembus akan seketika membuat Anda berucap sukur Tuhan telah menciptakan pantai Jogan ini. Sungguh luar biasa indah !

Pantai Jungwok

PANTAI JUNGWOK

Pantai Jungwok

Pantai Jungwok terletak di Desa Jepitu Kecamatan Girisubo Gunungkidul Yogyakarta. Cukup jauh memang dari Yogyakarta membutuhkan waktu sekitar 2 jam.  Pantai Jungwok terletak di sebelah timur pantai Wediombo.  Perjalanan menuju pantai ini dapat  ditempuh dengan jalan kaki dari Pantai Wediombo. Anda tidak perlu kawatir merasa lelah karena  perjalanan ini akan terasa  menyenangkan karena pemandangan di sekitar pantai yang indah, pemadangan tebing dan deburan ombak.

Pantai Jungwok menyajikan suasana khas pantai nan semilir. Pemandangan khas seperti pemandangan  batu besar yang ada di tengah laut juga tampak mempesona. Batu ini biasa disebut dengan watu topi. Watu topi biasa dapat dinaiki dan biasa digunakan oleh wisatawan dan penduduk sekitar untuk memancing. Selain dapat digunakan untuk memancing dan menikmati pantai, Jungwok juga cocok digunakan sebagai tempat camping. Anda akan merasa memiliki privat beach sendiri karena pantai yang masih sepi dan bersih.

Pantai Jungwok memiliki pantai yang indah dan luas. Pantai ini memiliki pasir putih dan perairan yang dangkal. Sehingga Anda bisa berenang dan sesekali bermain air menikmati jernihnya air. Biota laut yang banyak terdapat di sini antara lain bintang laut, ikan hias, dan berbagai macam algae. Di samping itu, juga terdapat berbagai jenis burung. Di sepanjang pantai ditumbuhi oleh tumbuhan pandan. Pantai Jungwok masih sangat alami dan jauh dari keramaian