Sosrokusuman

Sosrokusuman

Sosrokusuman terletak di antara Jalan Malioboro dengan Jalan Mataram. Selain menyediakan penginapan dengan harga terjangkau, seperti losmen, homestay dan hotel murah. Di daerah juga terdapat wayang kancil, mural, dan tentu saja berbagai toko pusat oleh-oleh.

 

Prawirotaman

Prawirotaman

Prawirotaman merupakan ‘kampung internasional’ yang memiliki berbagai penginapan dengan harga terjangkau. Losmen, homestay sampai hotel berbintang banyak berada di prawirotaman. Rata-rata pemilik penginapan merupakan satu kerabat. Daerah ini juga terkenal dengan batik dan suvenirnya. Di daerah ini terdapat berbagai macam kafe yang menawarkan makanan dan minuman juga galeri lukisan, batik, travel operator dan suvenir.

Kauman

Kauman

Kauman terletak di sebelah barat keraton Yogyakarta, merupakan pusat perkampungan kaum Muslim, khususnya warga Muhammadiyah. Di sini lahir Kyai Haji Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah. Terdapat Masjid Agung Kauman yang terletak di sebelah barat Alun-alun Utara. Pada bulan Ramadhan, kampung ini terkenal dengan ‘pasar sore’ yang menjual berbagai makanan minuman untuk hidangan buka puasa.

Kotagede

Kotagede

Kotagede merupakan salah satu kota tua peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. Daerah ini terkenal dengan kerajinan perak, jajanan tradisional kipo, juga sejumlah rumah tradisional berbentuk joglo. Kotagede juga terkenal dengan Lapangan Karang, yang pada malam hari penuh dengan berbagai makanan dan minuman, khususnya sate karang yang terkenal.

kotagede

Kotabaru

Kotabaru

Kotabaru merupakan salah satu wilayah yang dihiasi dengan taman kota. Terdapat Gereja Kotabaru yang merupakan salah satu gereja besar di Yogyakarta, juga kompleks Masjid Syuhada yang dilengkapi dengan sekolah dari TK sampai SMP. Di daerah ini juga terdapat gedung Radio Republik Indonesia (RRI) serta berbagai toko bunga.

kotabaru

Pasar Klithikan

Pasar Klithikan

Pasar Klithikan semula hanya berupa sekumpulan pedagang kaki lima yang menjual-belikan barang-barang bekas yang berlokasi di Jalan Mangkubumi, Asem Gede, dan Alun-alun Selatan yang sudah dikenal sejak tahun 1960-an. Pemerintah Kota kemudian membangun pasar dan merelokasikan para pedagang tersebut untuk dipusatkan di Pasar Klithikan ini.

Berlokasi di Jalan Kuncen, pasar ini menawarkan berbagai jenis barang bekas dengan kualitas dan keunikan yang memuaskan para konsumen. Selain itu, keakraban antar penjual dan pembeli juga semakin membuat pasar ini banyak dikunjungi warga Yogyakarta dan sekitarnya maupun para wisatawan.

Pasar ini buka setiap hari sejak pukul 09.00 sampai dengan 23.00 WIB.

pasar klithikan

Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo merupakan pasar tradisional yang namanya sudah dikenal oleh para wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta. Pusat perdagangan yang sudah berjalan sejak 1756 ini terletak di menjelang ujung selatan Jalan Malioboro berhadapan dengan Mirota Batik.

Para wisatawan akan memperoleh kepuasan jika berbelanja di Pasar Beringharjo karena di sini tersedia berbagai macam kerajinan tangan, batik, aneka jajanan, dan masih banyak lagi yang bisa dibawa pulang. Khusus batik, baik daster, kemeja, kaos, maupun kain, wisatawan dapat menawar dengan harga yang lebih murah dibandingkan di tempat lain.

Buka setiap hari dari pukul 08.00 sampai dengan 17.00 WIB.

Pasar Beringharjo

Mirota batik

Mirota batik

Mirota batik merupakan Pasar Beringharjo versi modern, yang menjual aneka suvenir, aneka batik, makanan dan minuman tradisional. Para wisatawan yang menginginkan barang-barang yang berkualitas dan tentunya dengan harga yang berbeda dari pasar tradisional harus mengunjungi tempat ini.

Merupakan bagian dari Mirota Grup, toko Mirota Batik sudah dikenal oleh para wisatawan, baik wisatawan domestik maupun wisatawan asing. Para pejabat setempat maupun pejabat negara juga para artis selalu menyempatkan untuk mengunjungi tempat ini untuk berbelanja batik maupun suvenir karena terkenalnya kualitas barang-barang yang dijual di sini. Suasana tradisional khas Yogyakarta sangat terasa di dalam tempat ini, lengkap dengan dupa, para pegawai yang berpakaian tradisional maupun batik, juga dekorasi ruangan yang membuat para pengunjung betah berbelanja di Mirota Batik.

Mirota Batik dapat dikunjungi di menjelang ujung selatan Malioboro yang merupakan pusat perbelanjaan dan banyak juga penginapan mulai dari losmen, homestay sampai hotel. Lokasi terletak di depan Pasar Beringharjo, serta di daerah Pakem, Jalan Kaliurang. Buka setiap hari dari pukul 09.00 sampai 21.00 WIB.

mirota batik

Bintaran

Bintaran

Bintaran terletak di sebelah barat daya Puro Pakualaman, dahulu merupakan tempat kediaman Pangeran Haryo Bintoro pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono. Di ujung utara kampung Bintaran terdapat Museum Jenderal Sudirman. Berjalan sedikit ke arah barat terdapat Museum Biologi. Juga terdapat Pusat Sastra dan Budaya Karta Pustaka, Murni Bakery, dan Bakmi Kadin.

 

Museum Kereta Keraton

MUSEUM KERETA KERATON

Museum Kereta Keraton yang berlokasi di Jalan Rotowijayan, di sebelah barat Keraton Yogyakarta, merupakan tempat penyimpanan kereta-kereta milik keraton kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Kereta-kereta yang sudah berusia puluhan hingga ratusan tahun tersebut merupakan benda pusaka keraton Yogyakarta dan setiap kereta mempunyai nama. Ada beberapa kereta yang masih dipergunakan oleh pihak keraton, salah satunya adalah Kereta Garuda Yeksa, atau sering disebut sebagai Kereta Kencana, yang dipergunakan pada saat penobatan Sultan. Kereta ini ditarik oleh delapan ekor kuda dengan warna dan jenis kelamin yang sama.

Setiap bulan Suro (bulan pertama menurut kalender Jawa) pada hari Selasa Kliwon atau Jumat Kliwon dilaksanakan Upacara Jamasan Kereta Keraton, yaitu memandikan dan memberi sesaji kereta keraton. Setiap hari Museum Kereta ini dibuka untuk umum, dari pukul 09.00 sampai 15.30 WIB.

museum kereta keraton
foto : thejakartapost